Istilah-istilah dalam Geografi

Jumat, 26 November 2010 ·

Geografi                      ilmu yang mempelajari / mengkaji bumi dan segala sesuatu yang ada diatasnya, seperti penduduk, fauna, flora, iklim, udara, dan segala interaksinya.
Lingkungan fisikal      segala sesuatu disekitar manusia yang berupa makhluk tak hidup, misalnya tanah, udara, air, dan sinar matahari.
Lingkungan biologis   segala sesuatu disekitar manusia yang berupa makhluk hidup, seperti binatang, tumbuh-tumbuhan termasuk didalamnya adalah manusia.
Lingkungan sosial       segala sesuatu disekitar manusia yang berwujud tindakan atau aktifitas manusia baik dalam hubunganya dengan lingkungan alam maupun hubungan antar manusia.
Geologi                       ilmu yang mempelajari bumi secara keseluruhan: kejadian, struktur, komposisi, sejarah, dan proses perkembanganya.

Geofisika                     ilmu yang mengkaji sifat-sifat bumi bagian dalam dengan metode teknik fisika, seperti mengukur gempa bumi, gravitasi, medan magnet, dan sebagainya.
Meteorologi                 ilmu yang mempelajari atmosfer, misalnya udara, cuaca, suhu, angina, dan sebagainya.
Astronomi                   ilmu yang mempelajari benda-benda langit diluar atmosfer bumi, seperti bumi, matahari, bulan, bintang dan ruang angkasa.
Biogeografi                 studi tentang penyebaran makhluk hidupsecara geografis dimuka bumi ini.
Geomorfologi              studi tentang bentuk-bentuk muka bumi dan segala proses yang menghasilkan bentuk-bentuk tersebut.
Hidrografi                   ilmu yang berhubungan dengan pencatatan, survey, serta pemetaan laut, danau, sungai dan sebagainya.
Oseanografi                 ilmu yang mempelajari lautan, misalnya sifat air laut, pasang surut, arus, kedalaman dan sebagainya.
Paleontologi                ilmu tentang fosil-fosil serta bentuk-bentuk kehidupan dimasa purba ( prasejarah ) yang terdapat dibawah lapisan-lapisan bumi.
Antropogeografi         cabang geografi yang mempelajari penyebaran bangsa-bangsa di muka bumi dilihat dari sudut geografis. Oleh karena itu disebut juga etnografi.
Geografi matematik    ilmu geografi yang berkenaan dengan perkiraan bentuk, ukuran serta gerakan bumi: lintang dan bujur geografi, meridian, paralel, luas permulaan bumi, dan sebagainya ( kadang-kadang disebut juga geografi teknik )
Geografi historik         cabang geografi yang mempelajari bumi ditinjau dari sudut sejarah dan perkembangannya.
Geografi regional        cabanga geografi yang mempelajari suatu kawasan tertentu secara khusus misalnya, Geografi Asia Tenggara, Geografi Timur Tengah, dan sebagainya.
Geografi politik           cabang geografi yang khusus mengkaji kondisi-kondisi geografis ditinjau dari sudut politik atau kepentingan Negara.
Geografi fisik              cabang geografi yang mengkaji tentang bentuk dan struktur permukaan bumi, yang mencakup aspek geomorfologi dan hidrologi.
Geografi manusia        cabang geografi yang mengkaji tentang aspek sosial, ekonomi, dan budaya penduduk.
Prinsip persebaran       suatu gejala yang tersebar tidak merata dipermukaan bumi yang meliputi bentang alam, tumbuhan hewan dan manusia.
Prinsip interrelasi         suatu hubungan saling terkait dalam ruang, antara gejala yang satu dengan yang lain
Prinsip deskripsi          penjelasan lebih jauh mengenai gejala-gejala yang diselidiki / dipelajari. Deskripsi, selain disajikan dengan tulisan atau kata-kata, dapat juga dilengkapi dengan diagram, grafik, tabel, gambar, dan peta.
Prinsip korologi           gejala, fakta ataupun masalah geografi disuatu tmpat yang tinjau sebaranya, interrelasinya, interaksinya, dan integrasinya dalam ruang tertentu, sebab ruang itu akan memberikan karakteristik kepada kesatuan gejala tersebut.
Letak astronomis         letak suatu tempat dihubungkan dengan posisi garis lintang dan garis bujur, yang akan membentuk suatu titik koordinat.
Garis lintang                garis-garis paralel pada bola bumi yang sejajar dengan ekuator ( khatulistiwa ).
Garis bujur                  semua garis yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan, tegak lurus pada garis lintang.
Letak geologis             letak suatu daerah atau Negara berdasarkan struktur batu-batuan yang ada pada kulit buminya.
Letak geomorfologis   adalah letak berdasarkan morfologi suatu tempat dimuka bumi.
Letak geografis           letak suatu daerah dilihat dari kenyataanya di bumi atau posisi daerah itu pada bola bumi dibandingkan dengan posisi daerah lain.
Letak maritim              letak suatu tempat ditinjau dari sudut kelautan.
Letak ekonomis           letak suatu negara ditinjau dari jalur dan kehidupan ekonomi negara tersebut terhadap negara lain.
Letak sosiokultural      letak berdasarkan keadaan sosial dan budaya daerah yang bersangkutan terhadap daerah disekelilingnya.
Peta                             gambaran konvensional dari permukaan bumi yang diperkecil, sebagaimana kenampakanya dari atas dan dilengkapi dengan tulisan, sekala, mata angin, dan symbol-simbol.
Peta foto                     peta yang dihasilkan dari mozaik foto udara atau ortofoto yang dilengkapi garis kontur, nama, dan legenda.
Peta garis                     peta yang menyajikan detail alam dan buatan manusia dalam bentuk titik, garis dan luasan.
Peta kadaster               bersekala 1:100 s/d 1:5.000. Peta semacam ini terdapat di departemen Dalam Negeri yang dipakai untuk menggambarkan peta-peta tanah dan peta dalam sertifikat tanah.
Peta sekala besar         bersekala 1:5.000 s/d 1:250.000. Peta yang sekalanya besar dipergunakan untuk menggambarkan wilayah-wilayah yang relatif sempit misalnya peta provinsi DIY.
Peta sekala sedang      bersekala 1:250.000 s/d 1:500.000. Peta bersekala ini dipergunakan unutk menggambarkan daerah-daerah yang agak luas, misalnya peta regional Jawa Tengah, peta Provinsi Maluku, dan seterusnya.
Peta sekala kecil          bersekala 1:500.000 s/d 1.000.000. Sekala seperti ini dipergunakan unutk menggambarkan daerah-daerah yang cukup luas biasanya berupa Negara misalnya peta Republik Indonesia Tahun 2000.
Peta skala geografis    berskala lebih dari 1:1.000.000, biasanya dipergunakan untuk menggambarkan kelompok Negara, benua, atau dunia.
Peta umum                  peta yang menggambarkan segala sesuatu yang ada dalam suatu daerah.
Peta khusus                 peta yang menggambarkan kenampakan-kenampakan tertentu dipermukaan bumi saja.
Peta kepadatan penduduk      peta ini menggambarkan perbandingan jumlah penduduk di suatu wilayah dengan luas daerahnya.
Peta kriminalitas          peta ini menggambarkan persebaran kejahatan disuatu wilayah.
Peta geologi                peta yang menggambarkan struktur batuan dan sifat-sifatnya yang dapat mempengaruhi bentuk-bentuk permukaan tanah.
Peta air tanah              peta yang menggambarkan lokasi atau sebaran air tanah disuatu tempat / daerah.
Peta irigasi                   peta yang menggambarkan tentang aliran sungai, waduk, bendungan air, dan saluran irigasi.
Peta transportasi          peta yang menggambarkan jalur-jalur lalu lintas baik di darat, laut, maupun udara.
Peta lokasi                   peta yang menggambarkan letak suatu tempat di permukaan bumi.
Peta arkeologi             peta yang menggambarkan penyebaran letak benda-benda atau peninggalan purba.
Peta isohyet                 peta yang menggambarkan banyaknya curah hujan disuatu tempat.
Peta tanah                   peta yang menggambarkan dan menggolongkan jenis-jenis tanah dengan tingkat aktivitas manusia.
Peta penggunaan lahan           peta yang menggambarkan bentuk penggunaan tanah yang ada hubunganya antara lingkungan geografis dan aktivitas manusia.
Inset                            menunjukkan lokasi daerah yang dipetakan pada kedudukanya dengan daerah sekitar yang lebih luas.
Skala peta                    angka yang menunjukkan perbandingan jarak di peta dengan jarak sesungguhnya.
Bakosurtanal               Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional
Simbol peta                 tanda-tanda konvensional yang umum digunakan untuk mewakili keadaan yang sebenarnya.
Simbol titik                 melambangkan ketinggian, tanaman, monument ( candi )
Simbol garis                melambangkan sungai, jalan, jlan kereta api, batas wilayah administrasi.
Simbol area                 melambangkan permukiman, areal pertanian, dan perkebunan.
Legenda                      keterangan dari simbol-simbol peta yang digunakan agar lebih mudah dipahami pembaca.
Lettering                     semua tulisan dan angka-angka yang tertera dalam suatu peta.
Resection                    menetukan kedudukan tempat kita berdiri di lapngan yang tidak diketahui di peta, dengan pertolongan dua titik yang telah dikenali baik di peta maupun dilapangan.
Intersection                 menentukan suatu kenampakan yang tidak ada di peta, tetapi ada di lapangandengan menggunakan pertolongan 2 tempat yang dikenal, baik di lapangan maupun di peta.
Simbol titik                 digunakan untuk menggambarkanpenyebaran berbagai fenomena dipermukaan bumi.
Simbol garis                digunakan untuk memperlihatkan karakter fenomena, terutama yang bersifat kualitatif.
Isotherm                      garis-garis dipeta yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki temperature udara ang sama.
Isobar                          garis-garis dipeta yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki tekanan udara yang sama.
Isohyet                        garis-garis di peta yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki curah hujan yang sama.
Isohypse                      garis-garis di peta yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki daerah yang sama ( tinggi tempat ).
Simbol luasan              digunakan untuk mewakili suatu area dengan simbol yang  mencakup kawasan luasan tertentu, misalnya daerah rawa, hutan, padang pasir, bekas daratan, dan lain-lain.
Proyeksi peta               cara pemindahan lintng atau bujur pada lengkungan permukaan bumi pada bidang datar.
Conform                      berarti bentuk-bentuk bidang daerah, pulau, benua yang digambar pada peta harus sesuai dengan bentuk aslinya di alam
Equivalent                   berarti daerah-daearah atau bidang-bidang yang digambarkan harus sama luas dengan apa yang terdapat di alam.
Ewuidistant                 berarti jarak-jarak yang digambarkan peta harus tepat perbandinganya dengan keadaan jarak-jarak sesungguhnya.
Proyeksi zenithal         bidang proyeksi berupa bidang datar yang menyinggung bola pada kutub, ekuator atau disembarang tempat yang terletak antara ekuator dan kutub.
Proyeksi silinder          semua paralel merupakan garis horizontal dan semua meridian berupa garis lurus vertical.
Proyeksi kerucut         diperoleh dengan memproyeksikan globe pada kerucut yang menyinggung atau memotong globe kemudian dibuka, sehingga bentanganya ditentukan oleh sudut puncaknya.
Proyeksi unik              suatu cara memproyeksikan bumi yang lengkung menuju bidang datar dari hasil pengembangan para ahli.
Skala peta                    angka yang menunjukkan perbandingan jarak di peta ( gambar ) dengan jarak yang sebenarnya di permukaan bumi.
Skala pecahan             skala yang menunjukkan perbandingan antara jarak di peta dan jarak yang sebenarnya di lapangan, yang dinyatakan dengan angka pecahan.
Skala inci                     skala yang menunjukkan jarak inci di peta sesuai dengan sejumlah mil di lapangan.
Skala grafik                 skala yang ditunjukkan dengan garis lurus, yang di bagi-bagi dalam bagian yang sama.
Contour interval          jarak antara kontur ( garis yang menghubungkan titik-titik pada ketinggian yang sama ) yang satu dengan kontur berikutnya.
Penginderaan              upaya untuk mengetahui suatu objek dengan menggunakan sensor ( alat pengindera ), baik sensor alamiah maupun sensor buatan.
Penginderaan jauh       suatu ilmu, seni dan teknik dalam usaha untuk mengetahui benda, gejala dan area dari jauh dengan menggunakan alat pengindera berupa sensor buatan.
Hamburan releight      terjadi jika kandungan butir atmosfer memiliki diameter kurang atau sama dengan 0,1 panjang gelombang.
Hamburan mie             terjadi jika kandungan butir atmosfer memiliki diameter antara 0,1-25 panjang gelombang.
Objek                          segala sesuatu yang menjadi sasaran dalam penginderaan jauh, antara lain meliputi atmosfer, biosfer, hidrosfer dan litosfer.
Sensor                         suatu benda yang digunakan untuk merekam objek-objek di alam.
Sensor fotografik        sensor berupa kamera yang bekerja pada spektrum tampak mata dan menghasilkan foto atau citra.
Sensor elektromagnetik           sensor ber tenaga elektrik dalam bentuk sinyal elektrik yang beroperasi pada sektrum yang lebih luas, yaitu dari sinar X sampai gelombang radio dan menghasilkan foto atau citra.
Citra                            gambar objek yang tampak pada cermin melalui lensa kamera atau tampak langsung pda hasil cetakan.
Ciri spasial                   ciri yang berkaitan dengan ruang, meliputi bentuk, ukuran, bayangan, pola, tekstur, situs, dan asosiasi.
Ciri temporal               ciri yang terkait dengan umur benda atau waktu saat perekaman.
Ciri spektral                 cirri yang dihasilkan oleh tenaga elektromagnetik dengan benda, yang dinyatakan dengan rona dan warna.
Foto vertikal                citra foto yang dibuat dengan sumbu kamera tegak lurus terhadap objek di permukaan bumi.
Foto miring                 citra foto yang dibuat dengan sumbu kamera membentuk sudut terhadap objek permukaan bumi.
Citra non foto             merupakan citra yang diperoleh dari pemotretan kamera tunggal dengan berdasarkan atas penyinaran dengan scanner untuk menghasilkan gambarnya.
Citra inframerah termal           citra yang dibuat dengan spectrum infra merah termal.
Citra radar                   citra yang disebut dengan spektrum gelombang mikro.
Citra tunggal               citra yang dibuat dengan sensor tunggal.
Citra multispektral      citra yang dibuat dengan saluran sensor jamak.
Citra dirgantara           citra yang dibuat dengan wahana yang berbeda di udara, misalnya citra inframerah termal, radar dan MSS.
Citra satelit                  citra yang dibuat dari angkasa luar.
Galaksi bimasakti        galaksi dimana bumi berada, galaksi ini memiliki bentuk spiral dengan diameter kira-kira 100.000 tahun cahaya.
Galaksi Magellan        galaksi yang paling dekat dengan dengan galaksi bima sakti, jaraknyakurang lebih 150.000 tahun cahaya dan berada di belahan langit selatan.
Galaksi ursa mayor      berjarak 10.000.000 tahun cahaya dari galaksi bima sakti, bentuk galaksi ursa mayor adalah ellips dan rapat.
Galaksi jauh                galaksi-galaksi yang terletak lebih dari 10.000.000 tahun cahaya dari galaksi bima sakti.
Jagat raya                    alam semesta yang sangat luas ( tidak terukur ), mencakup berjuta benda-benda angkasa, dan beribu-ribu kabut gas atau kelompok nebula.
Bintang                       benda langit yang memancarkan cahaya dan panas sendiri sebagai akibat dari tingginya suhu.
Atroposentris              anggapan yang menyatakan bahwa manusia sebagai pusat segalanya.
Geosentris                   anggapan yang menyatakan bahwa bumi adalah pusat semesta alam.
Heliosentris                 anggapan bahwa pusat jagat raya adalah matahari.
Tata surya                    matahari yang mempunyai sejumlah anggota dan membentuk suatu susunan.
Planet-planet dalam    planet-planet yang lintasanya diantara bumi dan matahari.
Planet-planet luar        planet-planet yang lintasanya mengelilingi matahari lebih jauh dan lebih besar dari pada jari-jari lintasan bumi mengelilingi matahari.
Kubah                         hasil tenaga endogen yang berbentuk sebuah tonjolan yang dikelilingi lembah.
Cekungan                    bagian yang terbentuk lekungan yang dikelilingi bagian yang lebih tinggi.
Hiposentrum               pusat gempa didalam bumi.
Episentrum                  pusat gempa pada permukaan bumi diatas hiposentrum.
Homoseista                 garis yang menghubungkan tempat-tempat yang dilalui gempa pada waktu yang sama.
Isoseista                      garis yang menghubungkan tempat-tempat yang dilalui oleh gempa yang sama intensitasnya.
Pleistoseista                 garis yang mengelilingi daerah yang mendapat kerusakan terhebat dari gempa bumi.
Macroseisme               gempa yang intensitasnya besar dan dapat diketahui tanpa alat.
Microseisme                gempa yang intensitasnya kecil sekali dan hanya dapat diketahui dengan menggunakan alat saja.
Atmosfer                     lapisan udara yang terdiri atas beberapa gas yang dipertahankan oleh gravitasi bumi dan digunakan untuk melindungi bumi dari serangan luar.
Tropopause                  lapisan pembatas antara lapisan troposfer dengan stratosfer.
Lapisan ozon               lapisan pelindung troposfer dan permukaan bumi dari pancaran sinar ultraviolet yang berlebihan sehingga tidak merusak kehidupan di bumi.
Stratopause                 lapisan peralihan antara stratosfer dan mesosfer.
Mesosfer                     lapisan pelindung bumi darikejatuhan meteor.
Parheliometer              alat untuk mengukur intensitas penyinaran matahari terhadap permukaan bumi.
Konveksi                     pemanasan secara vertical.
Adveksi                       penyebaran panas secara horizontal.
Turbulensi                   penyebaran panas secara berputar-putar.
Konduksi                    pemanasan secara kontak / bersinggungan.
Termometer maksimum minimum       alat untuk mengukur suhu dan kelembaban.
Barometer                   alat yang digunakan untuk mengukur tekanan udara.
Anemometer               alat untuk menentukan besarnya kecepatan angina.
Theodolit                     teropong yang dapat mengukur sudut horizontal dan vertikal.
Gradient barometrik    angka yang menunjukkan perbedaan tekanan udara melalui dua garis isobar yang dihitung untuk tiap-tiap 111 km = 1º di ekuator.
Awan                          kumpulan tetesan air ( kristal-kristal es) di dalam udara di atmosfer yang etrjadi karena adanya pengembunan/ pemadatan uap air yang terdapat dalam udara setelah melampui keadaan jenuh.
Awan tinggi                terdapat pada ketinggian antara 6 km – 12 km.
Cirrus ( Ci )                 awan ini halus, dan berstruktur seperti serat, berbentuk seperti bulu burung.
Cirro stratus ( Ci-St )  bentuknya seperti kelambu putih yang halus dan rata menutup seluruh langit sehingga tampak cerah, atau terlihat seperti anyaman yang bentuknya tidak teratur.
Cirro cumulus ( Ci-Cu )          awan ini terputus-putus dan penuh dengan kristal-kristal es sehingga bentuknya seperti segerombolan domba dan sering dapat menimbulkan bayangan.
Awan menengah         terdapat pada ketinggian antara 3-6 km.
Alto cumulus ( A-Cu )            awan ini kecil-kecil, tetapi banyak.
Alto stratus ( A-St )    awan ini bersifat luas dan tebal.
Awan rendah              terdapat pada ketinggian kurang dari 3 km.
Strato cumulus ( St-Cu )         awan ini bentuknya seperti bola-bola yang sering menutupi seluruh langit sehingga tampak seperti gelombang dilautan.
Atratus ( St )               awan yang rendah dan sangat luas, tingginya di bawah 2000 meter.
Nimbo stratus ( Ni-St )           awan ini bentuknya tidak menentu, tepinya compang camping tak beraturan.
Awan yang terjadi karena udara naik terdapat pada ketinggian antara 500 meter -1500 meter.
Cumulus ( Cu )            merupakan awan tebal dengan puncak-puncak yang agak tinggi, terbentuk pada siang hari karena udara yang naik.
Cumulo nimbus ( Cu-Ni )       awan ini dapat menimbulkan hujan dengan kilat dan guntur.
Kabut sawah               kabut yang terjadi malam atau pagi pada cuaca terang dan udara dingin melalui sungai, selokan, atau sawah.
Kabut adveksi             kabut yang terjadi karena pengaruh udara panas.
Kabut industri             kabut berwarna kehitaman yang terjadi di atas kota-kota industri, akibat adanya asap dari pabrik-pabrik.
Kabut pendinginan     kabut yang terjadi pada malam hari dan udara terang karena pendinginan lapisan yang terjadi mencapai lembab relatif 100%.
Kelembaban mutlak    bilangan yang menunjukkan berapa gram berat uap air yang tertampung dalam satu meter kubik udara.
Kelembaban nisbi        bilangan yang menunjukkan berapa persen perbandingan antara jumlah uap air yang ada dalam udara saat pengukuran dan jumlah uap air maksimum yang dapat ditampung oleh udara tersebut.
Higrometer                  alat yang digunakan untuk mengukur kelembaban nisbi.
Hujan zenital               terjadi di daerah tropis, disebut juga hujan naik ekuatorial.
Hujan musim               terjadi di daerah-daerah musim.
Hujan siklun                terjadi di daerah sedang.
Hujan musim dingin    terjadi di daerah-daerah subtropis.
Hujan musim panas     terjadi di daerah subtropis ( pesisir timur kontinen-kontinen)
Hujan orografis           terjadi di daerah pegunungan.
Iklim fisis                    iklim yang di dasarkan pada pembagian daerah menurut kenyataan sesungguhnya sebagai pengaruh dari faktor-faktor fisis.
Hutan musim               hutan yang daun-daunya meranggas pada musim kemarau, dan tumbuh lagi pada musim penghujan.
Taiga                           hutan pohon pinus yang daunnya seperti jarum.
Litosfer                       merupakan lapisan batuan atau kulit bui yang mengikuti bentuk bumi yang bulat dengan ketebalan kurang lebih 1.200 km.
Barisfer                       yaitu lapisan kulit bumi merupakan bahan padat yang tersusun dari lapisan nife ( nicolum = nikel dan ferrum = besi ).
Lapisan pengantara     lapisan yang terdapat di atas lapisan nife setebal 1.700 km.
Litosfer                       lapisan yang terletak diatas lapisan pengantara, dengan ketebalan 1.200 km.
Lapisan sial                 lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium dan aluminium, senyawanya dalam bentuk SiO2 dan Al2O3.
Kerak benua                merupakan benda padat yang terdiri dari batuan beku granit pada bagian atasnya dan batuan beku baslt pada bagian bawahnya.
Kerak samudera          merupakan benda padat yang terdiri dari endapan dilaut pada bagian atas, kemudian di bawahnya batuan-batuan vulkanik dan yang paling bawah tersusun dari batuan beku gabro dan peridotit.
Lapisan sima               lapisan kulit bumi yang di susun oleh logam-logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO.
Batuan beku                batuan yang terbentuk karena magma pijar yang mendingin menjadi padat.
Batuan sedimen          batuan yang mengendap.
Breksi                          batuan sediment yang terdiri dari batu-batu yang bersudut-sudut tajam yang sudah direkat satu sama lain.
Konglomerat               batuan sediment yang terdiri dari batu-batu yang bulat-bulat yang sudah direkat satu sama lain.
Batuan sediment lakustre        batuan sediment yang diendapkan di danau.
Batuan sedimen kontinental   batuan sediment yang di endapkan di laut.
Batuan sediment marine         batuan sediment yang di endapkan di laut.
Batuan metamorf        batuan yang mengalami perubahan yang dahsyat.
Tenaga endogen          tenaga yang bersal dari dalam bumi.
Tenaga eksogen           tenaga yang berasal dari luar bumi.
Vulkanisme                 peristiwa yang berhubungan dengan naiknya magma dari dalam perut bumi.
Magma                        campuran batu-batuan dalam keadaan cair, liat, serta aktivitas panas.
Gunung api                 tempat dipermukaan bumi yang pernah atau masih mengeluarkan magma.
Gunung aktif               gunung api yang masih bekerja yang kawahnya selalu mengeluarkan asap, ge,pa dan letusan.
Gunung mati               gunung api yang sejak tahun 1600 sudah tidak meletus lagi.
Gunung istirahat         gunung api yang sewaktu-waktu meletus dan kemudian istirahat kembali.
Kaldera                       kawah kepundan yang amat besar, luas dan bertebing curam.
Sill                               magma yang masuk diantara dua lapisan bahan sediment dan membeku ( intrusi datar ).
Lakolit                         magma yang masuk diantara batuan sediment dan menekn ke atas sampai bagian atas cembung dan bagian bawah datar.
Batolit                         magma yang menembus lapisan-lapisan batuan dan membeku ditengah jalan.
Lava                            magma yang telah sampai luar
Lahar panas                 berupa Lumpur panas mengalir yang terjadi dari magma bercampur air.
Lahar dingin                yaitu batu, pasir, dan debu dipuncak gunung.
Solfatar                       gas ( H2S ) yang keluar dari lubang.
Fumarol                       tempat yang mengeluarkan uap air.
Mofet                          tempat yang mengeluarkan CO2 seperti pegunungan Dieng dan Gunung Tngkuban perahu.
Makdani                      mata air mineral yang biasanya panas.
Geyser                         mata air yang memancarkan air panas secara periodik.
Gempa bumi                getaran permukaan bumi yang disebabkan oleh kekuatan-kekuatan dari dalam.
Macroseisme               gempa yang intensitasnya besar dan dapat diketahui tanpa menggunakan alat.
Microseisme                gempa yang intensitasnya kecil sekali dan hanya dapat diketahui dengan menggunakan alat perekam.
Seismologi                   ilmu yang mempelajari gempa bumi, gelombang-gelombang seismik serta perambatanya.
Seismograf                  alat untuk mencatat gempa
Seismograf horizontal yaitu seismograf yang mencatat getaran bumi pada arah horizontal.
Seismograf vertikal     yaitu seismograf yang mencatat getaran bumi pada arah vertical.
Skala richter                besaran (magnitudo ) gepa yang di dasarkan pada amplitude gelombang tektonik dicatat oleh seismograf.
Tektonisme                  perubahan letak lapisan bumi secara mendatar atau vertical.
Gerak tektonik            semua gerak naik dan turun yang menyebabkan perubahan bentuk kulit bumi.
Gerak epirogenetik      gerak atau pergeseran lapisan kulit bumi yang relative lambat, berlangsung dalam waktu yang lama, dan meliputi daerah yang luas.
Epirogenetik positif    gerak turunya daratan sehingga terlihat seakan permukaan air laut naik.
Epirogenetik negative yaitu gerak naiknya daratan sehingga terlihat seakan permukaan air laut turun.
Gerak orogenetik        gerakan yang relative lebih cepat dari pada gerak epirogenetik.
Lipatan                        gerakan tekanan horizontal menyebabkan lapisan kulit bumi yang elastis berkerut, melipat dan menyebabkan relief-relief muka bumi berbentuk pegunungan.
Antiklinal                    punggung-punggung lipatan.
Sinklinal                      lembah lipatan.
Patahan                       gerakan tekanan horizontal dan vertical menyebabkan lapisan kulit bumi yang rapuh menjadi retak atau patah.
Pelapukan                    perusakan karena pengaruh cuaca ( temperature ), air, atu organisme.
Dolina                         lubang-lubang yang berbentuk corong.
Abrasi                          perusakan atau pengikisan pantai oleh pukulan gelombang laut yang terus menerus terhadap dinding pantai.
Gletser                         pengikisan yang dilakukan oleh gerakan lapisan es atau karena pencairanya menuruni pegunungan.
Meander                      belokan sungai ke kiri dan kekanan secara berurutan dan ada belokan yang membentuk sudut 180º ( arah aliran sungai berbalikan ).
Terassering                  membuat tanah di lereng gunung atau tanah yang miring menjadi bertingkat-tingkat.
Strip-cropping             mengadakan tanaman selang-seling yang waktu panennya tidak sama.
Reboisasi                     menanami daerah-daerah hutan yang gundul.
Contour-plowing         mengadakan pembajakan yang searah dengan kontur.
Lahan                          bentang darat mulai dari pantaib sampai ke pedalaman.
Lahan kering               seluruh daratan dipermukaan bumi yang tidak tertutup air.
Lahan kritis                 lahan yangn sangat tandus dan gundul, kesuburanya mendekati nol sehingga tidak dapat digunakan untuk pertanian dan bila dibiarkan akan menjadi padang pasir atau bukit-bukit batu dan padas.
Hidrosfer                     daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat.
Siklus kecil                  air laut menguap, mengalami kondensasi menjadi awan dan hujan, lalu jatuh ke laut.
Siklus sedang              air laut menguap, mengalami kondensasi dan di bawa angina, membentuk awan diatas daratan, jatuh sebagai hujan, lalu masuk ke tanah, selokan, sungai, dank e laut lagi.
Siklus besar                 air laut menguap menjadi gas kemudian membentuk kristal-kristal es diatas laut, dibawa angina ke daratan ( pegunungan tinggi ), jatuh sebagai salju, membentuk gletser ( lapisan es yang mencair ), masuk ke sungai, lalu kembali ke laut.
Evaporasi                    penguapan benda-benda abiotik dan merupakan proses perubahan wujud air menjadi gas.
Transpirasi                   proses pelepasan uap air dari tumbuh-tumbuhan melalui stomata atau mulut daun.
Evapotranspirasi          proses gabungan antara evaporasi dan transpirasi.
Kondensasi                 proses perubahan wujud uap air menjadi air akibat pendinginan.
Adveksi                       transportasi air pada gerakan horizontal seperti transportasi panas dan uap air dari satu lokasi ke lokasi yang lain oleh gerakan udara mendatar.
Presipitasi                    segala bentuk curahan atau hujan dari atmosfer ke bumi yang meliputi hujan air, hujan es, dan hujan salju.
Run off                       pergerkn lirn ir dipermukn tnh melalui sungai dan anak sungai.
Infiltrasi                      perembesan atau pergerakan air ke dalam tanah melalui pori tanah.
Sungai                         air tawar yang mengalir dan sumbernya didaratan menuju dan bermuara dilaut, danau, atau sungai lain yang lebih besar.
Aliran sungai               alirn yang bersumber dari 3 jenis limpasan, yaitu limpasan yang berasal dari hujan, limpasan dari anak-anak sungai, dan limpasan dari air tanah.
Sungai consequent lateral       yakni sungai yang arah aliranya menuruni lereng-lereng asli yang berada dipermukaan bumi seperti dome, blockmountain, atau dataran yang baru terangkat.
Sungai consequent longitudinal    yaitu sungai yang aliranya sejajar dengan antiklinal ( bagian puncak gelombang pegunungan ).
Sungai subsequent      yaitu sungi yang terjadi jika pada sebuah sungai consequent lateral terjadi erosi mundur yang akhirnya akan sampai ke puncak lerengnya, sehingga sungai tersebut akan mengadakan erosi ke samping dan memperluas lembahnya.
Sungai superimposed  sungai yang mengalir pada sediment datar yang menutupi lapisan batuan dibawahnya.
Sungai antecedent       sungai yang arah alirnnya tetap karena dapat mengimbangi pengangkatan yang terjadi.
Sungai reseuqent         sungai yang mengalir menutupi dip slope ( kemiringan patahan ) dari formasi-formasi daerah tersebut dan searah dengan sungai consequent lateral.
Sungai obsequent        yakni sungai yang mengalir menuruni permukaan patahan, jadi berlawanan dengan dip dari formasi-formasi patahan.
Sungai insequent         yakni sungai yang terjadi tanpa ditentukan oleh sebab-sebab yang nyata.
Sungai reverse             sungai yang tidak dapat mempertahankan arh alirnya melawan suatu pengangkatan, sehingga mengubah arahnya untuk menyesuaikan diri.
Sungai composit          sungai yang mengalir dari daerah yang berlainan struktur geologinya.
Sungai anaclinal          sungai yang mengalir pada permukaan, yang secara lambat terangkat dan arah pengangkatan tersebut berlawanan dengan arah arus sungai.
Sungai compound       sungai yang membawa air dari daerah yang berlawanan geomorfologinya.
Paralel                         pola aliran yang terdapat pad suatu daerah yang luas dan miring sekali, sehingga gradien dari sungai itu besar dan sungainya dapat mengambil jalan ketempat yang terendah dengan arah yang kurang lebih lurus.
Rectangular                 pola aliran yang terdapat pada daerah yang mempunyai struktur patahan, baik yang berupa patahan sesungguhnya atau hanya joint ( retakan ).
Angulate                     pola aliran yang tidak membentuk sudut siku-siku tetapi lebih kecil atau lebih besar dari 90º.
Radial centrifugal       pola aliran pada kerucut gunung berapi atau dome yang baru mencapai stadium muda dan pola alirannya menuruni lereng-lereng pegunungan.
Radial centripetal        pola aliran pada suatu kawah atau crater dan suatu kaldera dari gunung berapi atau depresi lainya, yang pola aliranya menuju ke pusat depresi tersebut.
Trellis                          pola aliran yang berbentuk seperti tralis.
Annular                       variasi dari radial pattern.
Dendritic                     pola aliran yang mirip cabang atau akar tanaman.
Meander                      bentuk belokan-belokan aliran sungai.
Undercut                     bagian dari lengkung meander yang selalu mendapat sedimentasi sehingga menyebabkan aliran tersebut berpindah.
Delta                           bentuk suatu endapan yang berada di ujung aliran dekat muara di laut atau danau.
Lembah sungai            suatu bentuk permukaan yang lebih rendah dari pada bagian lainya yang dihasilkan oleh pengikisan air.
Danau                          suatu kumpulan air dalam cekungan tertentu, yang biasanya berbentuk mangkuk.
Danau dolina               danau yang terdapat didaerah karst dan umumnya berupa danau kecil yang bersifat temporer.
Rawa                           daerah disekitar sungai atau muara sungai yang cukup besar yang merupakan tanah lumpur dengan kadar air relatif tinggi.
DAS                            wilayah tampungan air yang masuk kedalam wilayah air sungai.
Air tanah                     bagian air yang berada pada lapisan di bawah permukaan tanah.
Dataran banjir             merupakan daerah yang sering tergenang air pada saat terjadi banjir.
Tanah podzolik merah kuning  ialah tanah yang terjadi dari pelapukan batuan yang mengandung kwarsa pada iklim basah dengan curah hujan 2.500 – 3.500 mm / tahun.
Tanah organosol          tanah yang terjadi dari bahan induk organik seperti gambut dan rumput rawa pada iklim basah dengan curah hujan lebih dari 2.500 mm / tahun.
Tanah aluvial               tanah yang berasal dari endapan lumpur yang dibawa melalui sungai-sungai.
Tanah kapur                tanah yang berasal dari batuan kapur yng umumnya terdapat didaerah pegunungan kapur berumur tua.
Tanah vulkanis            tanah yang berasal dari pelapukan batu-batuan vulkanis, baik dari lava atau batu yang telah membeku ( effusif ) maupun dari abu vulkanis yang telah membeku ( efflata ).
Tanah pasir                  tanah yang berasal dari batu pasir yang telah melapuk.
Sand dune                   tanah pasir yang terdapat di pantai-pantai pasir.
Tanah humus               tanah yang terjadi dari tumbuh-tumbuhan yang telah membusuk.
Tanah laterit                tanah yang banyak mengandung zat besi dan aluminium.
Tanah                          akumulasi tubuh-tubuh alam yang bebas dan menduduki sebagian besar lapisan atas permukaan bumi.
Top soil                       lapisan tanah atas
Sub soil                       lapisan tanah bawah
Regolith                      batuan induk terlapuk
Bed rock                     batuan induk
Tekstur tanah              perbandingan relatif berbagai golongan besar partikel tanah dalam suatu massa tanah, terutama perbandingan antara fraksi-fraksi pasir, debu, dan lempung.
Permeabilitas tanah     cepat atau lambatnya air meresap ke dalam tanah melalui pori-pori tanah baik kearah horisontal maupun ke arah vertikal.
Pupuk organik             pupuk yang dihasilkan dari sisa-sisa tanaman, hewan, dan manusia seperti pupuk hijau, pupuk kandang, dan pupuk kompos.
Pupuk anorganik         pupuk yang dibuat dalam pabrik, yang terbagi dua jenis, yaitu pupuk tunggal, misalnya pupuk fosfat ( P ), pupuk kalium ( K ), pupuk nitrogen ( N ) yang dikenal pupuk urea, amonium sulfat, dan alumunium klorida, Serta pupuk majemuk, yaitu pupuk NP, NK, PK, NPK, dan lain-lain.
Kemiringan lereng       kemiringan suatu lahan terhadap bidang horisontal.
Terassering                  menanam tanaman dengan sistem berteras-teras untuk mencegah erosi tanah.
Contour farming         menanami lahan menurut garis kontur, sehingga perakaran dapat menahan tanah.
Contour plowing         membajak searah garis kontur sehingga terjadilah alur-alur horisontal.
Contur strip cropping  yaitu bercocok tanam dengan cara membagi bidang-bidang tanah itu dalam bentuk sempit dan memanjang dengan mengikuti garis kontur sehingga bentuknya berbelok-belok.
Crop rotation               usaha pergantian jenis tanaman supaya tanah tidak kehabisan salah satu unsur hara akibat diisap terus oleh salah satu jenis tanaman.
Reboisasi                     menanami kembali hutan-hutan yang gundul.

Sumber: Buku Paket Mata Pelajaran Geografi SMA Kelas X, XI, XII

Related Post

0 komentar:

Cari Artikel

Memuat...

Archives